Chat with us, powered by LiveChat

Muhammad Zohri, Atlet sprinter peraih emas dunia

Lalu Muhammad Zohri, adalah juara 1 dalam lomba sprinter 100 meter kejuaraan dunia atletik U-20 di Finlandia. Zohri mengharumkan nama bangsa Indonesia. Namanya kini populer di seantero nasional. Lalu Muhammad Zohri merupakan atlet Indonesia pertama yang sukses menjadi juara dunia lari 100 meter meski untuk kategori U-20. Atas prestasi gemilangnya tersebut, Zohri banyak mendapatkan apresiasi termasuk dari Presiden JOKOWI.

Eni, pelatih zohri mengatakan ada hal unik dalam diri Lalu Muhammad Zohri. Si pelatih mengatakan Zohri masuk Pelatnas pada bulan Januari 2018, setelah menjadi juara pada Kejurnas antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) 2017.

“Dia sosok yang sederhana, tenang, tidak banyak omong. Dia orang yang disiplin,” kata Eni

Tak ada yang menonjol dari tubuh seorang Zohri, sama seperti rata-rata pemain Asia lainnya. Atlet asal Nusa Tenggara Barat ini memang dinilai punya bakat bagus di ajang olahraga Lari / Sprinter. “Jadi, kami tinggal mengasah saja. Susah-susah gampang. Dia sudah memiliki dasar yang bagus untuk jadi pelari. Ia mempunyai kecepatan frekuensi lari yang bagus,” sambung Eni.

Eni menyadari talenta istimewa yang dimiliki pada diri Zohri. Namun, Eni tak menyangka anak didiknya bisa merebut medali emas pada Kejuaraan Dunia Atletik U-20.

“Hasil itu mengejutkan kami. Kami tak targetkan apa-apa pada zohri. Kami awalnya hanya menyangka dia bisa masuk final, maksimal di posisi tiga. Apalagi saat melihat atlet-atlet yang berpartisipasi, banyak yang pernah mencatatkan waktu 10-an detik atau bahkan 9-an detik,” ujar dia.

Zohri meraih emas setelah mencatatkan waktu 10,18 detik dalam jarak 100m. “Zohri juga belum pernah mencatat waktu sebaik ini. Dia memecahkan rekor pribadinya sendiri,” ujar Eni.

Lalu Muhammad Zohri juga akan menjadi wakil Indonesia di cabang olahraga yang sama pada Asian Games 2018. Zohri diharapkan bisa kembali mengharumkan nama Indonesia.


Artikel Terkait Berita Bola

WhatsApp chat