Chat with us, powered by LiveChat

Beberapa Kecurangan Besar Pemain di Turnamen Piala Dunia yang Harus Anda Tau!

Beberapa Kecurangan Besar Pemain di Turnamen Piala Dunia yang Harus Anda Tau!

Siapa pula yang tak ingin menyandang gelar sebagai juara dunia di pertandingan tingkat internasional, Piala Dunia? Setiap tim nasional dari suatu negara pastinya mengincar posisi tersebut sampai rela melakukan berbagai macam usaha. Mereka akan menyewa pelatih bersertifikat terbaik, latihan setiap hari dan melengkapi para pemainnya dengan fasilitas memadai. Menjadi juara Piala Dunia bukan hanya masalah nama besar atau popularitas semata melainkan adanya berbagai macam keuntungan di baliknya. Jika suatu negara berhasil angkat trofi kemenangan World Cup maka mampu diakui oleh dunia. Setelah itu akan memudahkan dalam berbagai macam kegiatan seperti menjalin hubungan dengan negara kuat, mendapatkan power lebih daripada sebelumnya, memajukan beberapa sektor pemerintahan, meningkatkan kualitas rakyat dan lain sebagainya. Untuk mencapai tujuan tersebut hampir semua peserta berusaha menerapkan cara-cara mulai dari yang sifatnya awam bahkan sampai kotor sekalipun.

Nekat Melakukan Aksi Curang Selama Pertandingan

Bukan suatu rahasia lagi jika beberapa tim negara yang ikut ajang Piala Dunia melakukan suatu tindakan berlebihan, entah drama, berpura-pura cidera, ataupun menjatuhkan lawan dengan sengaja. Semua masyarakat penggemar bola tentu sudah hafal betul mengenai cara tersebut dimana tim sepak bola ingin menjadi lebih unggul daripada pihak lawan. Pasalnya di dalam lapangan, tak seorangpun mampu memastikan kejadian yang akan terjadi. Suatu timnas yang awalnya dianggap kurang potensial seringkali berlaga apik dan mencetak goal sehingga mengalahkan negara-negara kuat. Kejadian ini sempat beberapa kali terjadi di periode tahun sebelumnya sehingga tidak semua yang lemah kalah mengalami kekalahan. Oleh sebab itulah mengapa banyak pemain melakukan tindakan curang dan melanggar peraturan supaya peluang menangnya juga lebih besar. Salah satu tim nasional yang melakukan strategi kotor yaitu Jerman dan Argentina, keduanya terkenal sebagai tim paling banyak mendapatkan pelanggaran sepanjang Piala Dunia berlangsung sejak 1930 silam. Dimulai dari menjegal pemain lain, menabrak, meninju, sampai merekayasa kecelakaan buatan di lapangan agar lawannya cidera parah dan tak melanjutkan kembali pertandingan. Biasanya hal tersebut dilakukan ketika timnya merasa terancam ataupun ada salah seorang rival mempunyai potensi bagus untuk menang.

Pemain Piala Dunia yang Berlaku Curang

Banyak sekali pemain dalam ajang Piala Dunia melakukan tindak kecurangan. Mereka menghalalkan semua cara agar dapat menjadi pahlawan bagi negara asal dengan meningkatkan peluang kemenangan. Tak hanya berupa serangan fisik seperti adu jotos, tendangan, jegalan, menabrakkan diri ke lawan saja melainkan berbagai cara tak wajar lainnya. Misalnya saja seperti yang dilakukan oleh sebagian besar tim Afrika dimana menggunakan magis atau klenik untuk membuat mereka bermain lancar di tengah lapangan. Contoh lainnya lagi seperti menggunakan peralatan jarak jauh untuk meganggu konsentrasi pemain lain, mulai dari sinar laser, mencampurkan obat di minuman, dan lain sebagainya. Berikut ini terdapat lima orang pemain sepak bola Piala Dunia yang curang dan sengaja melanggar peraturan demi mencapai tujuan tertentu.

  1. Diego Maradona
    Siapa yang tak kenal dengan nama yang satu ini, Diego Maradona merupakan pemain asal Argentina paling legendaris sepanjang masa. Sepak terjangnya begitu panjang dan prestasinya juga banyak sehingga diperhitungkan di mata dunia. Ketika berhadapan dengan Inggris di Meksiko pada Piala Dunia tahun 1986, Maradona melakukan sebuah kecurangan yang membuat timnya menang. Ketika melakukan goal ke gawang Meksiko, ternyata tangannya menyabet bola supaya berhasil masuk dan mencetak skor. Hal ini nyaris saja tak terlihat karena kejadiannya begitu cepat dan sigap. Namun setelah videonya ditayangkan ulang dan diperlambat akhirnya ketahuan apabila ia menggunakan cara tidak fair.
  2. Thierry Henry
    Thierry Henry merupakan pemain handal di timnas Prancis. Namanya selalu disebut-sebut bakal membawa Prancis ke gerbang kemenangan. Akan tetapi ternyata ia malah membuat malu dan mencoreng citra negara tersebut dengan melakukan tindakan curang. Ketika Piala Dunia 2010 melawan Irlandia, Henry menggunakan tangan untuk mengontrol bola. Kemudian memberikan umpan ke rekan satu tim bernama William Gallas. Akhirnya satu goal berhasil dicetak oleh Gallas dan mengantarkan Prancis menjadi sang juara menghadapi negara lain di final Piala Dunia 2010.
  3. Luis Suarez
    Selanjutnya ada nama Luis Suarez asal Uruguay yang bermain di laga Piala Dunia 2010 juga. Kecurangan yang dilakukan yaitu menangkis sundulan bola dari salah satu pemain Ghana dengan menggunakan tangan. Bola yang tadinya akan masuk ke gawang harus terlempar dari lapangan sehingga membuat lawannya kehilangan skor. Kali ini wasit mengetahuinya dan segera memberikan sebuah kartu merah dan tendangan penalti untuk Ghana.
  4. Nigel de Jong
    Salah satu pemain Belanda, Nigel de Jong juga pernah dengan sengaja melakukan sebuah pelanggaran. Saat melawan Spanyol, dirinya menendang dada Xabi Alonso asal Spanyol. Jika melihat tayangan ulangnya maka bisa dipastikan kalau tendangan kungfu tersebut teramat parah dan brutal. Sayangnya wasit lapangan hanya memberikan kartu kuning saja, artinya de Jong masih bisa melanjutkan permainan sampai menit terakhir.
  5. Rivaldo
    Piala Duia 2002 tak lepas dari insiden curang dan mengejutkan dimana Rivaldo yang merupakan pemain Brazil membuat suatu drama lapangan hijau. Saat itu rivalnya berasal dari tim nasional Turki, Hakan Unsal secara tidak sengaja menendang bola ke arahnya sampai mengenai bagian kaki. Tidak ada cidera sama sekali tetapi mantan pemain AC Milan tersebut langsung terkapar dan meringis kesakitan di tengah permainan. Karena tindakan tersebut akhirnya Hakan Unsal mendapatkan kartu merah dan diusir tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Karena ada banyak sekali kecurangan bahkan insiden berutal mengarah kriminalisme selama Piala Dunia maka pihak FIFA membuat peraturan baru lebih tegas. Misalnya saja dalam Piala Dunia 2018 Rusia, mereka tidak akan membiarkan adanya tindakan curang selama pertandingan berlangsung. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan memasang VAR atau Video Assistant Referees untuk membantu kerja wasit dalam menentukan mana tim salah dan benar ketika terjadi pelanggaran. Ketika terdapat momen yang sekiranya krusial maka akan diputar kembali lewat tayangan ulang. Setidaknya ada 33 buah kamera pengintai di lapangan, dua diantaranya merupakan offside atau kamera pemantau, delapan kamera slow motion dan empat kamrea ultra slow motion. Adapun bentuk pelanggaran yang dapat terlihat diantaranya seperti kekeliruan keputusan wasit, tayangan goal, pelanggaran kotak penalti, kecurangan, pelanggaran sifatnya keras dan lain sebagainya. Kemudian FIFA juga membentuk IFAB atau Badan Pembuat Aturan Sepak Bola dengan tujuan supaya Piala Dunia berjalan lancar, tertib dan bersih.

Memang tidak bisa dipungkiri lagi jika tiap pemain selalu ingin berusaha memenangkan pertandingan dan membuat bangga timnas masing-masing. Namun sayangnya, beberapa dari mereka malah berani melakukan kecurangan sampai tindakan anarkis sekalipun. Padahal akibatnya bisa sangat fatal, seperti membuat lawan cidera parah sampai koma ataupun meninggal dan mencoreng nama baik negara yang diwakili oleh tim tersebut.


Artikel Terkait Berita Bola

WhatsApp chat